Bandung 22 november 2017, Bertempat di gedung Manunggal Tri Daya cakti, Pusat Kesenjataan Kavaleri Kodiklat TNI AD menerima pengarahan dari Bintaldam III/Slw, yang pada kesempatan ini Pembinaan Mental Kejuangan diisi oleh Mayor Caj Drs Asep Sodikin, dihadiri oleh seluruh anggota Mapussenakav Pa, Ba, Ta dan Asn.

 

 

 

Acara pelepasan Atlet Modern Pentathlon ke kotama oleh Danpussenkav Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Ana supriatna S.I.P., M.Si., M.Tr(Han). Istilah pentathlon terdiri atas kata penta dan athon. Penta artinya “lima” dan athlon artinya “lomba”. Pentathlon (pancalomba) adalah perlombaan yang terdiri atas lima nomor yang diselenggarakan selama dua hari berturut-turut. Pentathlon modern merupakan cabang olahraga yang memadukan renang, menembak, anggar, berkuda, dan lari. Cabang olahraga ini masih baru di Indonesia meski pada Asian Games 2018 nanti dipertandingkan.

 

 

         

 

Bandung. 24 Oktober 2017, Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri kodiklat TNI AD, memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Pa, Ba, Ta dan Asn Pussenkav yang bertempat di gedung Manunggal Tri Daya Cakti Pussenkav kodiklat TNI AD, Pesan penting dari DanPussenkav prajurit harus bijak. Termasuk ketika menghadapi berita-berita negatif tentang TNI.

                      

 

 

Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017

 

 

 

Wakil Komandan Pusat Kesenjataan kavaleri kodiklat TNI AD Kolonel Kav Yanuar adil bertindak selaku Inspektur Upacara, membacakan amanat Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November tahun 2017 dilapangan apel Mapussenkav pada hari jumat.

Dalam amanat tertulis Menteri Sosial yang dibacakan oleh Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri Kodiklat TNI AD mengajak untuk mengenang para pendahulu, pahlawan, perintis kemerdekaan dan pendiri Republik Indonesia, karena mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang mereka lakukan hingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup sebagai bangsa yang merdeka.

 

dengan tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri” tersebut dimaksudkan bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka berikutya adalah bangsa Indonesia harus bersatu untuk memasuki tahapan bernegara yakni berdaulat, adil, dan makmur. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara yang bernama Republik Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bandung 17 Oktober 2017, Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Ana supriatna S.I.P., M.Si., M.Tr(Han) berkunjung ke Detasemen Kavaleri Berkuda untuk memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit PA,BA,TA dan ASN, terlihat para Prajurit dan ASN sangat antusias mendengar pengarahan dari Danpussenkav Kodiklat TNI AD.